tahun baru

tahun baru
Ayo Belajar, Belajar dan Belajar. Untuk Indonesia Yg Lebih Baik.
Showing posts with label Java. Show all posts
Showing posts with label Java. Show all posts

Tuesday, November 12, 2013

Online Integrated Development Environment (IDE) Compilr

Apakah Anda seorang programer Java yang ingin memrogram secara online? Sekarang Anda bisa membuat proyek Java sendiri di awan dengan Compilr. Tak hanya java, bahkan ada 12 bahasa pemrograman lain yang didukung. Anda akan memperoleh akun gratis dengan tampilan IDE di web yang sangat mirip Netbeans di PC.
Compilr ini didesain untuk semua orang sehingga bisa dibuka di PC, laptop, tablet, smartphone, dengan macam-macam browser dengan tampilan yang tetap cantik. Lihat saja skrinsot Compilr ini, cantik bukan? Saya akan memperkenalkan Compilr di artikel ini.
Cara Membuat Proyek Java di Compilr
Pertama, Anda mesti mendaftar dulu. Gratis, kok. Setelah itu Anda akan memperoleh tampilan ala IDE Netbeans dengan warna inti ungu. Klik Create A Project untuk membuat proyek.
Cara Membuat Compilr
Lalu, Anda akan memilih bahasa pemrograman. Pilih Java. Anda pun bisa memilih platform Java yang disediakan. Pilih JDK (Java Development Kit) 6 dan bisa memilih antara membuat aplikasi konsol atau web applet. Di sini saya contohkan console application. Klik Next.
New Project Compilr
Tahap berikutnya, Anda akan memberi nama proyek ini. Secara otomatis Anda akan diberi URL proyek ini yang dapat diakses dari mana saja nantinya. Ada pilihan juga untuk privasi, bisa jadi untuk Anda saja atau publik yang artinya semua orang boleh melihat tapi cuma Anda yang bisa mengedit.
Nama Project di Compilr
Tahap terakhir, Anda bisa mengisikan deskripsi untuk proyek ini. Tidak diisi juga tak mengapa.
Akhirnya, Anda dikasih tampilan IDE ala Netbeans di web. Ada tab, ada project explorer, ada konsolnya, dan pastinya ada tempat untuk mengetik kode Anda. Jangan khawatir, ada nomor barisnya juga. Pada contoh ini, saya melakukan kompilasi apa adanya dari kode yang ada. Hasilnya seperti di skrinsot.
Tidak seperti online IDE lain semacam Codepad yang hanya menyediakan penayang output, Compilr memberi kita konsol. Sehingga kalau ada program kita yang meminta masukan dari kita, kita bisa memasukkannya (sebagaimana IDE offline di PC). Benar-benar online IDE.
Tampilan Compilr
Share Kode dengan yang lain
Mengenai opsi berbagi kode, Anda memperoleh jalan menuju Facebook, Google+, dan Twitter.
Chare Code dengan yang lain
Pengaturan
Mengenai pengaturan yang dapat Anda lakukan, di antaranya adalah mengatur informasi akun Anda. Bahkan bisa mengatur signature karena Compilr punya forum internal yang cukup ramai juga. Dan di sini juga Anda bisa menghapus akun Anda.
Pengaturan Compilr
Akun Berbayar
Mengenai akun berbayar, ada 2. versi Student dan Developer. Tentunya Student lebih murah namun Developer memiliki fitur terlengkap semisal bisa build, run, publikasi proyek, bikin proyek privat, dan tanpa iklan. Versi Developer punya kapasitas penyimpanan sebesar 20 GB. Sedangkan versi gratis 1 GB dan Student 2 GB.
Account Berbayar
Tips: Tombol bergaris tiga di pojok kanan atas itu berguna untuk menyembunyikan panel sebelah kiri. gunakan untuk memperluas area kerja.
Komentar saya: Compilr ini sebuah inovasi yang canggih nian. Akan sangat bagus untuk kita yang ingin coba membuat aplikasi di awan. Menarik sekali untuk segera dicoba. Sebuah konsep IDE baru yang mengagumkan.

3 Top Best Java IDE (Integrated Development Environment)

Dalam melakukan pemrograman dibutuhkan alat atau tools yang biasa di sebut dengan IDE (Integrated Development Environmnet) untuk memudahkan kita dalam melakukan pengembangan atau pembuatan program.
Di java sangat banyak IDE yang tersedia, dan hampir semuanya dapat di gunakan dengan gratis tanpa harus membeli lisensi. Namun dari sekian banyaknya IDE yang tersedia, tentunya hanya beberapa saja IDE yang memiliki fitur serta dukungan komunitas yang maksimal.
Berikut ini adalah 3 Java IDE terbaik menurut saya selama 5 tahun berkecimpung di dunia pemrograman java.
  • Eclipse

IDE ini awalnya dimiliki dan dibuat oleh IBM, seiring perkembangan zaman, IBM memberikannya kepada komunitas untuk di kembangkan lebih lanjut. Eclipse memiliki dukungan plugin yang sangat banyak, dan menjadi core dari pengembangan IDE lainnya seperti zend studio(IDE berbayar untuk PHP), aptana radrails(IDE untuk pemrograman ruby on rails), serta masih banyak yang lainnya. Sekarang eclipse tidak hanya dapat digunakan untuk melakukan pemrograman java, namun juga tersedia untuk php, c++ dan lainnya. Anda dapat mengunjungi situsnya eclipse untuk mengetahui perkembangan IDE ini.
  • Netbeans

IDE ini dibuat menggunakan bahasa Java, sehingga sangat terlihat dari sisi pemakaian memory yang cukup banyak. IDE ini dibuat dan dibesarkan oleh komunitas serta pengembang bahasa Java. Di tengah bahasa Java yang telah di beli oleh oracle, IDE ini tetap berkembang dengan merilis versi-versi yang melakukan perbaikan dari versi sebelumnya. IDE ini juga tersedia untuk melakukan pemrograman lainnya seperti PHP, C++, Ruby, Python, bahkan untuk pemrograman ‘jadul’ sekalipun yaitu Ada programming. Silahkan mengunjungi homepagenya untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.
  • JDeveloper

IDE ini dibuat dan dikembangkan oleh oracle. Lengkap sudah kedigdayaan oracle di dunia enterprise, setelah mampu mengakuisisi java dari sun microsystems. Anda dapat melihat fitur-fiturnya dengan mengunjungi situs JDeveloper.
Sekarang semuanya kembali kepada anda, dan silahkan anda pilih sesuai selera. 3 IDE di atas merupakan IDE yang paling banyak di gunakan untuk pengembangan aplikasi menggunakan Java di dunia industri software.
Semoga bermanfaat dan dapat memberikan pengetahuan tambahan untuk anda.

Cara Instal Apache Tomcat di Windows

http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/02/tomcat.gif
Apache Tomcat merupakah salah satu servlet/web container yang paling populer di lingkungan pemrograman web java. Apache Tomcat  berada di bawah naungan Apache Software Foundation yang di sana terdapat project-project open source lainnya.
Sebelum kita dapat membuat aplikasi web java, kita harus menginstall servlet/web container yang disini akan kita bahas yaitu apache tomcat. Walaupun sebenarnya jika anda tidak ingin repot-repot, anda cukup mendownload IDE Netbeans yang telah terbundled menjadi satu dengan Apache Tomcat.
Namun tidak ada salahnya kita mencoba menginstall Apache Tomcat secara manual.
Silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini (disini saya menggunakan versi 6.0.18, silahkan disesuaikan dengan versi yang anda gunakan)
  • download apache-tomcat di situs http://jakarta.apache.org dalam bentuk .tar.gz
  • ekstrak apache-tomcat-6.0.18 ke dalam directory C:\
  • setting PATH Catalina Home serta Java Home
  • setting JAVA HOME

  • setting CATALINA HOME

  • seting PATH
C:\Program Files\Java\jdk1.6.0\bin;C:\apache-tomcat-6.0.18\bin;
  • logout atau restart windows anda, agar seting yang kita lakukan berfungsi
  • Buka command prompt dan ketik command berikut pada layar command prompt catalina.bat run
  • Buka web browser seperti mozilla firefox, netscape ataupun internet explorer. Ketik command berikut pada tab URL http://localhost:8080/

  • Untuk stop apache tomcat anda dapat mengeksekusi command berikut pada layar command prompt catalina.bat stop

Demikianlah tutorial singkat mengenai instalasi apache tomcat di sistem operasi windows. Semoga bermanfaat untuk anda yang sedang belajar pemrograman web menggunakan java. Kita berjumpa lagi di edisi berikutnya.

Cara Merubah Icon Aplikasi Swing Java

Apa itu swing java ?
Swing Java adalah salah satu pemrograman berbasis GUI(Graphical User Interface) di Java. Sesungguhnya di Java terdapat dua macam pemrograman berbasis GUI(Graphical User Interface) yaitu : AWT dan Swing.
Namun dalam perkembangannya AWT sudah tidak dianjurkan untuk digunakan dikarenakan faktor keamanan. Banyak sekali fitur yang terdapat di Swing, namun dalam kesempatan ini kita hanya akan mengganti icon saja.
Walaupun Swing jarang di gunakan di aplikasi desktop base, karena kebanyakan developer lebih memilih menggunakan VB, Delphi ataupun .NET yang lebih ringan dan tidak makan banyak resource memory karena sifatnya yang native.
Namun penggunaan java bisa untuk lintas platform sehingga kita tidak perlu membuat aplikasi dua kali.
  • Memulai Coding
Tentunya saya tidak perlu mengingatkan kembali, dimana anda harus menulis kode program java serta bagaimana cara melakukan kompilasi dan mengeksekusinya.
Dibawah ini kode program sebelum icon terganti
// SebelumGanti.java

import javax.swing.JFrame;
import javax.swing.SwingUtilities;

 class SebelumGanti {
	private static void gantiIcon() {
	  JFrame.setDefaultLookAndFeelDecorated(true);
	  JFrame f = new JFrame("Icon Belum Terganti");
	  f.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
	  f.setSize(400, 400);
	  f.setVisible(true);
	}

 public static void main(String[] args) {
	SwingUtilities.invokeLater(new Runnable() {
	  public void run() {
		gantiIcon();
	  }
	 });
    }
 }

Dibawah ini kode program untuk mengganti icon
// SesudahGanti.java
import javax.swing.JFrame;
import javax.swing.ImageIcon;
import javax.swing.SwingUtilities;
import java.awt.Toolkit;

public class SesudahGanti {
  private static void gantiIcon() {

// ini membuat frame tampilan yang sama di semua sistem operasi
   JFrame.setDefaultLookAndFeelDecorated(true);

   // membuat objek frame yang mempunyai judul
   JFrame f = new JFrame("Icon Sudah Terganti");

   // cara pertama untuk merubah icon pada swing
   ImageIcon gambar = new ImageIcon("bomb.png");
   f.setIconImage(gambar.getImage());

   // cara kedua untuk merubah icon pada swing
   f.setIconImage(Toolkit.getDefaultToolkit().getImage("bomb.png"));
   f.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
   f.setSize(400, 400);
   f.setVisible(true);
 }

  public static void main(String[] args) {
	// aplikasi swing ditempatkan di thread yang berbeda
	SwingUtilities.invokeLater(new Runnable() {
	  public void run() {
		gantiIcon();
	  } });
	}
  }

Demikianlah tutorial singkat mengenai aplikasi desktop menggunakan java. Semoga bisa bermanfaat dan membantu untuk anda yang sedang belajar pemrograman java.Semoga bermanfaat ya.

Cara Instal Java di Os Linux




Setelah kita praktek cara instal java di windows, sekarang kita akan mencoba untuk melakukan instalasi di sistem operasi Linux. Cara ini berlaku untuk semua distro atau distribusi linux yang ada.
Tidak sedikit pengguna yang kesulitan untuk melakukan instalasi java di linux, selain masih kurangnya pengalaman dalam menggunakan linux, instalasi java di linux juga tidak terlalu bersahabat, berbeda dengan instalasi di windows yang di manjakan dengan user interface secara grafis. Namun semua itu tetap tidak bisa di jadikan alasan, kita harus mencoba hingga berhasil :D .
Silahkan anda download di situs oracle jangan lupa untuk memilih versi Linux. Setelah berhasil di download, silahkan ikuti cara-cara di bawah ini :
  • simpan program java yang telah di download di directory home dari user yang ingin menginstall java, disini saya memakai user yang bernama rdp, jadi directory home-nya seperti ini /home/rdp/ .
  • buka console atau terminal untuk mengeksekusi program biner yang telah di download. Ketik command berikut pada layar console : ./jdk-6u10-linux-i586.bin. Sesuaikan versi Java yang anda download. Maka dilayar console akan seperti gambar di bawah ini
  • setelah kita mengeksekusi, maka akan tampil license dari java. Tekan enter terus, jika ingin membaca lengkap license, jika tidak anda bisa menekan tombol q. Tampilan gambarnya akan seperti di bawah ini :

  • setelah anda membaca license, maka program biner tersebut akan diekstrak ke dalam directory /home/rdp/. Tampilan gambarnya seperti di bawah ini

  • setelah selesai mengekstrak, maka tampilan dari layar console akan seperti gambar di bawah ini :

  • saatnya kita mengeset PATH, agar program-program biner Java dapat dieksekusi oleh user rdp. Buka text editor yang ada di versi Linux yang anda pakai, semisal : vim, kwrite, kate, pico, joe, mc. Setelah anda buka text editor, ketik command seperti ini : export PATH=$PATH:/home/rdp/jdk1.6.0_10/bin
    sesuaikan versi Java yang anda pakai. Tampilan gambarnya seperti gambar berikut

  • logout atau restart agar seting PATH yang kita lakukan dapat berfungsi
  • setelah melakukan logout saatnya kita mengetest, apakah PATH yang kita setting benar. Buka console atau terminal, kemudian ketik command : javac –version . Jika seting PATH benar, maka akan memberikan output versi Java yang anda pakai.

Demikianlah tulisan singkat mengenai instalasi java di sistem operasi linux, yang masih sering di keluhkan oleh para pemula saat melakukan instalasi Java. Semoga bermanfaat dan tidak menyerah dalam belajar pemrograman Java. Selamat mencoba!

Tutorial Cara Menginstal Java di Windows

 
Siapa yang tak kenal dengan Pemrograman Java saat ini? Bahasa yang telah naik popularitasnya di kalangan developer di seluruh dunia.
Mungkin bagi sebagian orang yang ingin memulai melakukan pemrograman java ada kesulitan saat melakukan instalasi, terlebih untuk setting PATH.
Di sini saya akan coba memberikan tutorial bagaimana cara menginstalasi java di sistem operasi windows.
Anda bisa menggunakanya pada semua versi Windows baik itu Windows XP, Windows Vista, Windows 7 maupun Windows 8.
Download java di situs oracle, setelah di download ikuti saja petunjuk instalasinya
Setelah selesai menginstall, maka kita harus mengatur setingan PATH agar program-program biner java dapat dipanggil dari directory manapun.
  • buka windows explorer, klik kanan pada my computer, pilih properties, maka akan tampil seperti gambar di bawah ini
  • pilih tab Advanced
  • pilih Environment Variables

  • setelah Environment Variables di pilih, maka akan tampil seperti gambar berikut
  • kemudian pada user variables kita pilih New
  • isikan PATH pada Variable name, isikan directory hasil instalasi Java, yaitu C:\Program Files\Java\jdk1.6.0\bin, setelah kita seting maka akan seperti gambar di bawah ini. Sesuaikan versi java yang anda download, kalau yang saya pakai versi 1.6.0.

  • klik Ok, kemudian anda restart agar seting yang tadi kita lakukan berfungsi
  • Setelah instalasi selesai dan melakukan pengaturan PATH serta telah di restart, Buka command prompt untuk mengetest apakah seting yang kita lakukan tadi telah berfungsi dengan baik. Ketik javac –version pada layar command prompt, jika seting PATH yang kita lakukan benar, maka akan tampil seperti gambar di bawah ini

  • Jika anda mendapatkan hasil seperti gambar di bawah ini, itu artinya anda belum benar men-set PATH JDK anda.

Demikianlah tulisan singkat mengenai instalasi java di sistem operasi windows, yang masih sering di keluhkan oleh para pemula saat melakukan instalasi Java. Semoga bermanfaat dan tidak menyerah dalam belajar pemrograman Java. Selamat mencoba!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More